Senin, 28 Maret 2016

Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Sehat Alami dari Hipertensi

Yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Sehat Alami dari Hipertensi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit kronis yang paling banyak dijumpai. Seseorang dianggap mengidap hipertensi bila secara berulang hasil pemeriksaan tekanan darahnya melebihi 140/90 mm Hg. Ada dua jenis hipertensi :
1.    Hipertensi primer/esensial di mana tidak ada hal spesifik yang menjadi penyebabnya. Sekitar 90-95% hipertensi adalah jenis ini.
2.    Hipertensi sekunder, yaitu hipertensi yang disebabkan oleh kelainan atau penyakit lain, misalnya karena stress, sakit ginjal, preeklamsia, atau apnea (sesak napas saat tidur).
Berbagai studi menunjukkan bahwa hipertensi meningkatkan risiko kematian dan penyakit. Bila tidak dilakukan penanganan, sekitar 70% pasien hipertensi kronis akan meninggal karena jantung koroner atau gagal jantung, 15% terkena kerusakan jaringan otak, dan 10% mengalami gagal ginjal. Untungnya, peningkatan kesadaran dan kontrol atas hipertensi telah berhasil menekan risikonya hingga 50%.
·         Tanda atau gejala hipertensi
Hipertensi primer biasanya tidak menimbulkan gejala sampai setelah menahun. Penemuan hipertensi biasanya terjadi pada saat pemeriksaan rutin atau kunjungan ke dokter. Beberapa gejala hipertensi primer yang mungkin dirasakan :
· Sakit kepala, biasanya di pagi hari sewaktu bangun tidur
· Bingung
· Bising (bunyi “nging”) di telinga
· Jantung berdebar-debar
· Penglihatan kabur
· Mimisan
· Hematuria (darah dalam urin)
· Tidak ada perbedaan tekanan darah walaupun berubah posisi
Hipertensi sekunder menunjukkan gejala yang sama, dengan sedikit perbedaan yaitu tekanan darah biasanya turun bila pengukuran dilakukan pada posisi berdiri.
·         Bagaimana mengurangi risiko hipertensi?
Pada hipertensi sekunder, hipertensi harus diatasi dengan menghilangkan penyebabnya. Walaupun hipertensi primer tidak memiliki penyebab spesifik, ada sejumlah faktor risiko yang memicu kehadirannya. Berikut adalah hal yang mengurangi risiko Anda bila sudah terkena hipertensi primer :
1.  Jalani pola atau gaya hidup yang lebih sehat alami : berhenti merokok, mengurangi berat badan (bila kegemukan), mengurangi konsumsi garam sehingga asupan sodium kurang dari 100 mmol/hari, melakukan olah raga 30-45 menit per hari, bila Anda menderita diabetes, jaga kondisi agar kadar gula darah terkendali.
2.  Dengan bantuan obat-obatan, usahakan untuk mengendalikan tekanan darah tidak lebih dari 140/90 mmHg (atau 135/85 mmHg bila menderita diabetes). Ada tiga kategori umum obat antihipertensi, yaitu yang berfungsi mengurangi volume darah (diuretic), menekan resistensi pembuluh darah (vasodilator) dan mengurangi kerja jantung (cardioinhibitory). Penting untuk diingat bahwa obat-obat antihipertensi adalah obat keras yang tidak boleh sembarangan dikonsumsi tanpa bimbingan dokter. (sumber : majalahkesehatan.com)
Secara tradisional Buah Mengkudu / Noni dipakai oleh nenek moyang kita untuk mengatasi Hipertensi dan Diabetes. Bioaktif Scopoletin yang ada dalam Noni bisa melunakkan dan merilekskan pembuluh darah. Ditambah adanya Nitric Oxide (NO) bisa membantu “melebarkan” pembuluh darah. Jadi dengan Scopoletin dan NO yang ada dalam buah Noni bisa menormalkan tekanan darah dan hidup menjadi kembali sehat alami.
Dapatkan herbal Sehat Alami untuk terapi Hipertensi secara alami, dengan menghubungi :
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB


Read More

Tips Puasa Sehat Alami Bagi Penderita Diabetes

Tips Puasa Sehat Alami Bagi Penderita Diabetes
Berpuasa hukumnya wajib bagi setiap muslim. Tak terkecuali bagi para penderita diabetes meskipun dalam perjalannya ada syarat-syarat tertentu yang membolehkan seseorang meninggalkan puasa karena alasan kesehatan.
“Diabetes sebenarnya sudah terbiasa diet, sama halnya dengan berpuasa. Namun, perlu memperhatikan beberapa hal ketika menjalankan ibadah puasa,” jelas Yeni Prawiningdyah, SKM, MKes, ahli gizi RS dr Sardjito, Yogyakarta, Sabtu (4/8/2012).
Ia melanjutkan bahwa hal yang penting untuk diperhatikan, yakni keputusan berpuasa atau tidak, harus berdasarkan atas rekomendasi dokter setelah berkonsultasi lebih dulu. Serta hal penting lainnya yakni kesanggupan diabetesi untuk bisa mengendalikan diri tidak mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebih dengan nutrisi tubuh mencukupi, baik itu ketika berbuka puasa maupun saat santap sahur.
Jika, pengelolaan makan yang dapat membuat sehat alami seperti itu belum bisa dilakukan, maka ada baiknya tidak menjalankan ibadah puasa terlebih dahulu. Saran tidak berpuasa juga diberikan kepada diabetesi yang mengalami komplikasi penyakit serius lainnya.
Adapun ada beberapa hal yang patut diperhatikan bagi penderita diabetes yang menjalankan ibadah puasa. Diantaranya pemahaman bahwa pengobatan tidak dihentikan meskipun saat berpuasa. Hanya saja perlu penjadwalan ulang yang berbeda dengan hari-hari biasanya.
Demikian halnya dengan pola makan. Kuantitasnya sama saja, tapi dengan jadwal yang berbeda. Semisal, segera berbuka ketika tiba saatnya berbuka untuk memenuhi kebutuhan energi sebanyak 50%, kemudian mengonsumsi snack sebelum melaksanakan ibadah salat tarawih. Lalu mengonsumsi snack atau makanan selingan kembali setelah salat tarawih untuk memenuhi kebutuhan energi sebanyak 10%, dan sebelum waktu imsak setelah santap sahur untuk memenuhi kebutuhan energi sebanyak 40%.
Analoginya, seperti halnya ketika melaksanakan makan pagi dan makan selingan di pagi hari yang dilakukan saat berbuka puasa, makan siang yang diganti dengan makan sesudah salat tarawih, menyantap makanan selingan sore yang diganti dengan makanan selingan sebelum tidur, serta makan malam dan selingan malam diganti dengan santap sahur. Sedangkan perbandingannya, tiga kali makan utama dengan kombinasi tiga kali makan selingan.
“Snacknya berupa buah – buahan yang mengandung gula alami, dan mengurangi karbohidrat. Semisal diperoleh dari pisang, kiwi, maupun tomat, atau salad pepaya dan pisang rebus, jadi tidak harus dengan roti tawar maupun makanan lainnya yang berkarbohidrat tinggi,” jelasnya.
Dengan demikian, sebenarnya kunci utama bagi diabetes yang menjalankan ibadah puasa yakni berkaitan dengan jumlah makanan, jadwal makan dan jenis makanan agar kembali sehat alami.
Untuk jenis makanannya, dianjurkan bagi penderita diabetes untuk mengonsumsi sumber karbohidrat seimbang, sumber protein rendah lemak semisal dari tempe, tahu, kacang – kacangan, serta sumber lemak dalam jumlah yang terbatas melalui makanan yang dimasak menggunakan cara dikukus atau direbus.
Selain yang dianjurkan, beberapa jenis makanan juga sebaiknya dibatasi semisal makanan yang mengandung gula murni dari gula pasir atau gula jawa, kue manis, es krim, susu kental manis, cake. Juga dianjurkan untuk mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi semisal dari makanan goreng – gorengan dan makanan siap saji, serta hindari makanan yang diawetkan.
Hal itu perlu diawasi secara ketat lantaran penderita rentan terhadap resiko penyakit tersebut. Semisal diantaranya mengalami gula darah tinggi, darah menjadi asam, kadar gula darah terlalu rendah, kekurangan cairan serta bekuan pada pembuluh darah. Oleh karena itu, perlu memperketat pengawasan terhadap pemeriksaan gula darah. Hal ini bisa dilakukan pada saat hendak berbuka dan santap sahur, serta dua jam setelahnya.
“Intinya memang mempertimbangkan angka kecukupan gizi dan lebih ketat untuk mendisiplinkan pola makan, sehingga diabetesi bisa menjalankan ibadah puasa tanpa terkendala dengan penyakitnya,” pungkasnya. Sumber : Tribunnews.com
Dapatkan herbal Sehat Alami untuk terapi Diebetes secara alami, dengan menghubungi :
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB
Website :  Noni Pure  |  Noni Origin | Noni Concentrate | Testimoni Diabetes  |  Yang Perlu Kamu Tahu tentang Diebetes


Read More

Terapi Sehat Alami untuk Pemulihan Pasien Stroke

Terapi Sehat Alami untuk Pemulihan Pasien Stroke
Setelah terserang stroke, beberapa pasien mengalami berbagai gangguan seperti kelumpuhan, penurunan kemampuan komunikasi, perubahan mental hingga depresi. Oleh karena itu, pasien stroke perlu menjalani proses rehabilitasi agar dapat sebisa mungkin mengembalikan fungsi tubuhnya.
Rehabilitasi stroke adalah proses dimana pasien stroke menjalani perawatan untuk membantunya kembali ke kehidupan normal yaitu sehat alami. Dalam masa rehabilitasi, penderita stroke belajar bergerak, berpikir, dan merawat diri sendiri.
Rehabilitasi tidak dapat menyembuhkan efek-efek yang ditimbulkan akibat serangan stroke, namun dapat membantu penderita untuk mengoptimalkan fungsi tubuhnya.
"Sel otak memiliki kemampuan restorasi, yaitu kemampuan untuk menggantikan fungsi sel yang rusak dengan sel yang masih bisa berfungsi. Meskipun demikian, hasilnya tidak sesempurna dengan sebelum tekena stroke. Untuk bisa melakukan restorasi dengan baik, perlu bimbuingan terapis atau dokter spesialis rehabilitasi medik," kata Prof dr Teguh Ranakusuma, SpS (K), dokter spesialis saraf dari Departemen Neurologi FKUI-RSCM ketika berbincang dengan detikHealth, Rabu (4/7/2012).
Rehabilitasi dapat memberikan hasil yang optimal bila dilakukan dalam waktu 3 bulan setelah serangan stroke. Meskipun demikian, proses pemulihannya bisa berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, sangat penting untuk memulai rehabilitasi sedini mungkin dan berkesinambungan.
Menurut WHO, tujuan Rehabilitasi penderita stroke adalah:
1.  Memperbaiki fungsi motorik, wicara, kognitif dan fungsi lain yang terganggu.
2.  Readaptasi sosial dan mental untuk memulihkan hubungan interpesonal dan aktivitas sosial.
3.  Dapat melaksanakan aktivitas kehidupan sehari-hari.
Pemilihan jenis terapi yang diperlukan disesuaikan dengan kondisi pasien dan apa yang dibutuhkan supaya pasien dapat mandiri dan kembali sehat alami.
Tim rehabilitasi medis, yang terdiri dari dokter spesialis rehabilitasi medis, perawat, fisioterapis, terapis wicara, terapis okupasi, dokter spesialis gizi dan psikiater, akan melakukan pengkajian dan menentukan perencanaan terapi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pasien.
Terapi dimulai secara bertahap, yaitu berlatih mulai dari duduk, berdiri, dan berjalan sendiri. Pasien juga dilatih melakukan kegiatan sehari-hari seperti mandi, makan, buang air, berpakaian dan berdandan.
Pada tahap advance, pelatihan bisa dilakukan untuk mengembalikan fungsi tubuh yang bersifat hobi dan hubungan kemasyarakatan seperti memasak dan berkebun.
Selain rehabilitasi, pasien stroke perlu mewaspadai bahaya lainnya, yaitu serangan stroke berulang yang dapat fatal dan lebih buruk dari serangan pertama. Hal ini terjadi karena pasien tersebut tidak mengendalikan faktor risiko stroke.
Bagi yang sudah pernah terkena serangan stroke, merubah gaya hidup menjadi lebih sehat alami adalah pilihan yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Praktiknya adalah seperti berhenti merokok, diet rendah lemak atau kolesterol dan tinggi serat, berolahraga teratur, makan secukupnya dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, menjaga berat badan dan dan mengatasi stres.
"Untuk mengubah pola hidup, diperlukan juga terapi psikologis. Selain itu juga perlu diberikam terapi pengendalian emosi agar pasien stroke tidak cepat naik darah. Agar proses rehabilitasi bisa berjalan optimal, dukungan dari keluarga sangat penting," kata dr Teguh.
Apabila diperlukan, dapat memberikan pemahaman kepada orang-orang di sekitar pasien agar mampu menolong atau setidaknya bersikap tepat terhadap penderita.
Dr Manfaluthy Hakim, SpS(K) dari departemen neurologi FKUI mengatakan pengobatan yang diberikan pada pasien stroke ada 2 yaitu:
1.  Mengendalikan faktor risikonya, misal untuk hipertensi maka minum obat antihipertensi, orang yang diabetes dikontrol secara baik, orang yang kelebihan lemak bisa mengatur pola makannya atau mengonsumsi obat untuk kurangi kadar lemak. Dalam hal ini mengubah gaya hidupnya.
2.  Melakukan rehabilitasi atau dalam kasus pasien stroke biasanya disebut dengan neurorestorasi untuk mengatasi kecacatannya, misalnya dengan melatih cara berjalan atau berbicara lagi.
"Orang yang sudah pernah kena stroke pola hidupnya harus diatur dan dijaga, karena ia memiliki risiko terkena stroke lagi atau berulang yang 5 kali lebih besar dibanding orang yang belum pernah kena stroke," ujar dr Luthy. Sumber : Putro Agus Harnowo – detikHealth
Dapatkan herbal Sehat Alami untuk terapi Stroke secara alami, dengan menghubungi :
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB
Website :  Noni Pure  |  Noni Origin | Noni Concentrate | Testimoni Stroke  |  Yang Perlu Kamu Tahu tentang Stroke
Read More

Info Sehat Alami : Merokok Sambil Ngopi, Kombinasi Dahsyat Perusak Jantung!

Info Sehat Alami : Merokok Sambil Ngopi, Kombinasi Dahsyat Perusak Jantung!
Bagi sebagian orang, merokok sambil minum kopi adalah kenikmatan yang tidak ada bandingnya. Namun menurut dokter jantung, kenikmatan yang didapat dari kombinasi kopi dan rokok sebanding dengan risikonya yakni mempercepat kerusakan jantung.
Terkadang, menghisap rokok sambil minum secangkir kopi kental dianggap bukan cuma soal rasa melainkan juga pencitraan. Banyak yang menganggap rokok dan kopi hitam sebagai simbol kejantanan, sehingga laki-laki akan merasa makin gagah kalau sedang menikmati keduanya. Padahal keduanya jelas-jelas bukan tindakan sehat alami.
"Kopiku kental, rokokku apalah itu. Salah itu, nikotin memacu kerja jantung jadi lebih cepat, padahal kafein juga sama efeknya," kata Dr H Aulia Sani, SpJP(K) FJCC, FIHA, FASCC, ahli jantung dari RS Sahid Sahirman saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (18/6/2012).
Karena efeknya sama, maka kafein dalam kopi serta nikotin dalam rokok bekerja saling menguatkan. Ketika jantung bekerja terlalu cepat akibat efek kedua senyawa tersebut, maka beban yang ditanggungnya akan meningkat sehingga lama-kelamaan akan cepat rusak dan jantung tidak lagi sehat alami.
Menurut Dr Aulia, rokok sendiri merupakan faktor risiko paling utama pada berbagai kasus gangguan jantung dan pembuluh darah. Sebagai faktor risiko serangan jantung, rokok bahkan lebih bahaya dibandingkan hipertensi dan riwayat kencing manis atau diabetes mellitus.
Selain mengancam jantung, rokok juga menjadi faktor risiko berbagai penyakit kronis lainnya terutama kanker. Sedangkan pada perempuan, berbagai senyawa racun dalam rokok juga bisa mengganggu pertumbuhan janin selama masih berada dalam kandungan.
Selain itu, penelitian tahun 2007 pernah mengungkap bahwa kopi memang bisa mempengaruhi kebiasaan merokok. Seseoran yang sedang ingin berhenti merokok sering gagal gara-gara masih minum kopi, yang dalam ingatannya terlanjur lekat dengan aktivitas merokok. Sumber: AN Uyung Pramudiarja – detikHealth
Dapatkan herbal Sehat Alami untuk terapi Penyakit Jantung secara alami, dengan menghubungi :
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB


Read More

Info Sehat Alami : Stroke dan Serangan di Kamar Mandi

Info Sehat Alami : Stroke dan Serangan di Kamar Mandi
Rosneli adalah seorang guru muda berusia 39 tahun. Perempuan bertubuh gemuk ini memiliki riwayat hipertensi (darah tinggi). Saat ke kamar mandi di malam hari ia terjatuh dan tak sadarkan diri. Rupanya ia terkena stroke yang membuat nyawanya melayang.
Rosneli adalah salah satu contoh serangan stroke yang terjadi saat berada di kamar mandi dan korbannya ditemukan sudah tergeletak tidak sadarkan diri. Banyak yang penasaran apakah jatuh dulu karena licin lalu kena stroke, atau stroke dulu lalu jatuh? 
Meski ada beberapa kasus serangan stroke yang terjadi saat pasien dalam kondisi berada di kamar mandi, sebenarnya bukan berarti ada hubungan secara langsung antara kamar mandi dengan serangan stroke. Bahkan tidak ada data ilmiah yang menunjukkan bahwa stroke lebih sering menyerang saat di kamar mandi.
"Pada pagi hari tekanan darah cenderung meningkat. Bagi yang punya riwayat hipertensi, naiknya tekanan darah memang bisa merusak pembuluh darah di otak lalu memicu stroke," kata dr Adre Mayza, SpS(K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia saat dihubungi detikHealth, Rabu (4/7/2012).
Menurut dr Adre, tubuh memiliki semacam saklar untuk mengatur naik turunnya tekanan darah pada waktu-waktu tertentu. Pada pagi hari misalnya, saklar itu akan aktif sehingga tekanan darah cenderung meningkat pada pagi hari saat kebanyakan orang sedang beraktivitas di kamar mandi.
Seperti dikatakan dr Adre, peningkatan tekanan darah di pagi hari bisa meningkatkan risiko serangan stroke. Artinya yang membuat stroke lebih rentan terjadi di kamar mandi adalah faktor waktu, yakni ketika tubuh sedang mengaktifkan saklar untuk menaikkan tekanan darah.
Lalu jika seseorang ditemukan tergeletak tidak sadar di kamar mandi karena serangan stroke, maka yang paling masuk akal adalah orang tersebut terkena stroke dulu kemudian jatuh. Pemicu stroke dalam kasus seperti itu salah satu kemungkinannya adalah peningkatan tekanan darah di pagi hari yang mengindikasikan kondisi tidak sehat alami.
Ditambahkan oleh dr Adre, seseorang tidak akan terkena serangan stroke hanya karena jatuh misalnya karena terpeleset lantai kamar mandi yang licin. Jika seseorang jatuh kemudian mengalami cedera di kepala, maka dampaknya bukan stroke melainkan intra serebral bleeding atau perdarahan otak.
Demikian juga dengan mitos bahwa langsung mengguyur kepala saat mandi pagi bisa memicu serangan stroke, dr Adre kembali meluruskan. Menurutnya, kepala yang diguyur dengan air dingin sekalipun tidak akan menyebabkan perubahan suhu yang ekstrem sehingga rentan kena stroke.
Perubahan suhu saat kepala diguyur air dingin hanya terjadi di permukaan, bukan di dalam jaringan otak. Oleh karena suhu otaknya tidak berubah, maka tidak ada peningkatan risiko serangan stroke yang signifikan hanya karena cara mandinya saja yang berbeda. Sumber : AN Uyung Pramudiarja – detikHealth
Dapatkan herbal Sehat Alami untuk terapi Stroke secara alami, dengan menghubungi :
Telp/Sms : 0821 2355 9777
Whatsapp : 0856 935 936 95
Pin BB : 5D7BD3BB
Website :  Noni Pure  |  Noni Origin | Noni Concentrate | Testimoni Stroke  |  Yang Perlu Kamu Tahu tentang Stroke


Read More